Begini Tips Jitu Dalam Membuat Cover Letter

Working from home during coronavirus? 6 tips to make it work

Sebenarnya masih banyak calon pelamar kerja yang belum paham mengenai cara membuat Cover Letter dengan benar. Padahal, surat yang satu ini memiliki peranan penting untuk menarik perhatian HRD lho. Lalu, apa yang dimaksud dengan Cover Letter?

Cover Letter adalah sebuah surat pengantar yang berguna untuk mempromosikan diri kepada perusahaan. Melalui Cover Letter, kamu pun bisa menjelaskan pengalaman serta keterampilan yang sesuai dengan posisi pada lowongan perusahaan tersebut. Oleh karena itu, pembuatan Cover Letter tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan memberikan tips mengenai cara membuat Cover Letter dengan benar. Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Tips Membuat Cover Letter

  1. Melakukan Riset Terlebih Dulu

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum membuat Cover Letter, yakni melakukan riset terlebih dulu. Disini kamu bisa memulainya dengan objek yang paling mudah, yaitu berupa job description.

Tak hanya job description, kamu juga dapat mengamati media sosial perusahaan yang bersangkutan agar gaya penulisannya bisa disesuaikan saat membuat Cover Letter.

  1. Sebutkan Pengalaman dan Kemampuan yang Kamu Miliki

Pada poin yang kedua ini usahakan untuk tidak melebih-lebihkan dan mengurangi kriteriamu. Dengan kata lain, kamu harus menyebutkan pengalaman serta kemampuan yang dimiliki. Pasalnya, pihak HRD akan terfokuskan pada bagian ini sebelum merekrutmu sebagai karyawan.

Sebagai contoh: “Saya pernah berpengalaman menjadi desainer di PT Baju Bekas, dan ingin membawanya ke perusahaan Anda yang sedang berkembang.“

  1. Hindari Penulisan Surat yang Terlalu Panjang

Perlu diketahui, bahwa tugas HRD itu tidak hanya sekedar membaca Cover Letter saja. Oleh karenanya, kamu jangan membuat surat Cover Letter yang terlalu panjang.

Menurut informasi yang didapat, panjang surat Cover Letter yang maksimalnya itu hanya boleh satu halaman saja. Namun, akan lebih baik lagi jika Cover Letter tersebut dibuat kurang dari satu halaman.

  1. Cover Letter Harus Berbeda Dengan CV

Usahakan untuk tidak membuat Cover Letter yang sama dengan CV. Dalam hal ini, sebaiknya kamu memberikan berbagai bukti mengapa perusahaan harus merekrutmu. Ya, seperti menuliskan skill atau keterampilan, kemudian ceritakan bagaimana pengalamanmu dalam menggunakan skill tersebut di masa lalu.

Maksudnya penggunaan kemampuan ketika kamu sedang magang atau di organisasi tertentu. Selain itu, kamu juga bisa menuliskan angka-angka yang berupa data agar buktinya semakin kuat.

  1. Tunjukkan Bahwa Kamu Pantas Direkrut

Buatlah Cover Letter yang persuasive dan meyakinkan. Dengan demikian, maka kamu dapat menunjukkan bahwa dirimu memang layak untuk direkrut oleh perusahaan tersebut. Adapun mengenai beberapa poin penting yang harus kamu perhatikan seperti berikut:

  • Percaya diri (jangan cenderung ke sifat sombong)
  • Jangan menulis informasi yang tidak relevan (tidak nyambung)
  • Jujur
  1. Sebaiknya Jangan Langsung Dikirim

Setelah selesai membuat Cover Letter, sebaiknya jangan langsung dikirim. Mengapa demikian? Pasalnya, siapa tahu dalam penulisan Cover Letter terdapat kesalahan, entah itu berupa salah ketik, salah bahasa, dan kesalahan lainnya.

Maka dari itu, usahakan untuk mengecek kembali Cover Letter dan pastikan tidak ada satupun kesalahan di dalamnya. Disamping itu, kamu juga harus mengikuti petunjuk yang telah ditetapkan oleh perusahaan bersangkutan.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena setiap perusahaan pastinya memiliki ketentuan tersendiri mengenai peraturan bagi calon pelamar yang ingin melamar kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *